Wali Kota Pekanbaru Buka Turnamen Tenis Piala Agung Nugroho

Wali Kota Agung Nugroho buka Turnamen Tenis Internal di DPRD Riau, diikuti 25 pasangan. Semangat sportivitas dan harapan event nasional digaungkan.

Wali Kota Pekanbaru Buka Turnamen Tenis Piala Agung Nugroho

JAGOK.CO - PEKANBARU – Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, secara langsung membuka Turnamen Internal Piala Wali Kota Pekanbaru Tennis Class yang digelar di Lapangan Tenis Indoor DPRD Riau, Minggu (20/7/2025). Turnamen bergengsi ini diikuti oleh 14 pasangan ganda putri dan 11 pasangan ganda putra, sebagai wujud semangat dan partisipasi aktif masyarakat dalam mengembangkan olahraga tenis di Kota Pekanbaru.

“Ini luar biasa. Ternyata peserta turnamen ini lebih banyak kaum perempuan, bahkan disebutkan hampir semua pesertanya adalah para ibu-ibu. Ini sangat membanggakan,” ungkap Wali Kota Agung dengan antusias.

Kehadiran orang nomor satu di Kota Pekanbaru itu bukan sekadar menghadiri seremoni pembukaan, melainkan sebagai bentuk nyata dukungan pemerintah kota terhadap geliat olahraga tenis dan kegiatan positif masyarakat. Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum untuk mempererat silaturahmi, sportivitas, serta solidaritas antarwarga.

“Turnamen ini mencerminkan semangat kebersamaan yang sangat luar biasa. Saya berharap ke depan, Pekanbaru mampu menjadi tuan rumah turnamen tenis berskala nasional,” kata Agung.

Menurutnya, atmosfer olahraga di Kota Pekanbaru kian berkembang positif. Banyak event olahraga tingkat nasional yang telah digelar di ibu kota Provinsi Riau ini, menjadi bukti bahwa kota ini semakin dicintai oleh para atlet dari berbagai cabang olahraga.

“Semoga ke depan, olahraga tenis juga masuk ke dalam agenda nasional yang dilaksanakan di Pekanbaru,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Turnamen, Tengku Budi, menjelaskan bahwa turnamen ini awalnya dirancang untuk menampung 16 pasangan di masing-masing kategori ganda putra dan putri. Namun, karena keterbatasan waktu pelaksanaan yang hanya berlangsung satu hari, jumlah peserta disesuaikan menjadi 14 pasangan ganda putri dan 11 pasangan ganda putra.

“Meski peserta kami batasi, tetapi semangat mereka luar biasa. Kami berharap seluruh peserta tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas, menunjukkan semangat juang, dan menampilkan hasil latihan terbaik yang telah ditanamkan oleh para pelatih,” ujar Tengku Budi.

Ia juga menekankan bahwa turnamen ini bukan semata-mata untuk meraih kemenangan. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan ajang pembuktian diri, pembinaan karakter, dan penguatan mental bertanding, terutama dalam membangun sikap pantang menyerah.

“Percayalah, hasil tidak akan pernah mengkhianati usaha. Teruslah berjuang, dan buktikan kemampuan terbaik kalian,” tutupnya penuh semangat.