Pengurus PUK FSP LEM SPSI Simpang Tiga Resmi Dikukuhkan Periode 2026-2029

Pengurus PUK FSP LEM SPSI SIMPATI Pekanbaru periode 2026-2029 resmi dikukuhkan. Penguatan solidaritas pekerja, profesionalisme, K3, dan sertifikasi kompetensi jadi fokus utama organisasi buruh sektor kelistrikan.

Pengurus PUK FSP LEM SPSI Simpang Tiga Resmi Dikukuhkan Periode 2026-2029
Pengukuhan Pengurus FSP LEM SPSI SIMPATI Pekanbaru Periode 2026-2029, Perkuat Solidaritas Pekerja dan Profesionalisme Sektor Ketenagalistrikan

PEKANBARU, JAGOK.CO – Semangat persatuan dan penguatan organisasi buruh kembali digaungkan dalam kegiatan Pengukuhan Kepengurusan Pimpinan Unit Kerja (PUK) Federasi Serikat Pekerja Logam Elektronik dan Mesin Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP LEM SPSI) SIMPATI Periode 2026–2029 yang digelar di Camari Caffe & Co, Jalan Pahlawan Kerja, Kota Pekanbaru, Sabtu (16/05/2026).

Kegiatan pengukuhan pengurus serikat pekerja tersebut berlangsung khidmat, penuh semangat solidaritas, serta menjadi momentum penting dalam memperkuat eksistensi organisasi pekerja di sektor ketenagalistrikan dan industri pendukung lainnya di Provinsi Riau.

Hal itu disampaikan Ketua DPC FSP LEM KSPSI Pekanbaru, Bung Azwar Efendi, saat diwawancarai awak media usai kegiatan berlangsung. Ia menegaskan bahwa pengukuhan kepengurusan baru ini bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan bentuk komitmen bersama dalam memperjuangkan hak, kesejahteraan, dan profesionalisme para pekerja.

“Kita berharap kepengurusan yang baru dikukuhkan mampu membawa organisasi semakin solid, profesional, dan menjadi rumah perjuangan bagi seluruh anggota pekerja,” ujar Azwar Efendi.

Acara Pelantikan dan Pengukuhan Kepengurusan PUK FSP LEM SPSI SIMPATI tersebut turut dihadiri oleh seluruh anggota organisasi, jajaran pengurus DPC FSP LEM SPSI Pekanbaru, serta Ketua DPD FSP LEM KSPSI Riau Bung Yosrizal yang hadir didampingi Sekretaris DPD FSP LEM SPSI Riau Bung Sarli Susyanto.

Selain itu, kegiatan juga mendapat perhatian dari unsur mitra ketenagakerjaan dengan hadirnya perwakilan BPJS Ketenagakerjaan, Bapak Wan Medi. Kehadiran berbagai unsur tersebut semakin memperlihatkan pentingnya sinergi antara organisasi pekerja, perusahaan, dan lembaga perlindungan tenaga kerja dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis dan berkeadilan.

Dalam momentum pengukuhan tersebut, kepengurusan PUK FSP LEM SPSI SIMPATI resmi dikukuhkan untuk masa bakti 2026–2029 dengan Bung Tomi Eliyas dipercaya sebagai nahkoda organisasi.

Dalam sambutannya, Ketua PUK FSP LEM SPSI SIMPATI terpilih, Bung Tomi Eliyas, menegaskan komitmennya untuk membesarkan organisasi serta memperkuat solidaritas antarpekerja. Ia menilai bahwa kekuatan organisasi buruh terletak pada persatuan dan kekompakan seluruh anggota.

“Kita akan kuat apabila bersatu padu. Amanah ini harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab demi kepentingan bersama dan kemajuan organisasi,” ujar Tomi Eliyas disambut tepuk tangan para peserta yang hadir.

Ia juga mengajak seluruh pengurus dan anggota untuk menjalankan hak dan kewajiban secara seimbang, termasuk memastikan perlindungan tenaga kerja melalui program BPJS Ketenagakerjaan serta memperkuat kontribusi organisasi FSP LEM SPSI dalam memperjuangkan kesejahteraan pekerja.

Sementara itu, Ketua DPD FSP LEM KSPSI Riau, Bung Yosrizal, dalam arahannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru saja dikukuhkan. Ia berharap kepengurusan baru dapat menjalankan roda organisasi secara profesional, disiplin, dan tetap menjunjung tinggi keselamatan kerja.

Menurutnya, sektor ketenagalistrikan merupakan bidang strategis yang memiliki risiko kerja tinggi, sehingga seluruh pekerja wajib mengutamakan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta Keselamatan Ketenagalistrikan (K2).

“Profesionalitas harus menjadi prioritas utama. Keselamatan kerja dan keselamatan ketenagalistrikan tidak boleh diabaikan karena itu menyangkut nyawa dan masa depan pekerja,” tegas Yosrizal.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia pekerja melalui pelatihan dan sertifikasi kompetensi. Dengan kompetensi yang terukur dan tersertifikasi, pekerja sektor kelistrikan dinilai akan mampu bersaing secara profesional di tengah perkembangan dunia industri yang semakin kompetitif.

Senada dengan itu, Bung Azwar Efendi turut mengingatkan seluruh pengurus agar terus menjaga kekompakan, mempererat persatuan, dan membangun organisasi secara kolektif demi kemajuan PUK FSP LEM SPSI SIMPATI di masa mendatang.

Menurutnya, organisasi pekerja yang kuat lahir dari solidaritas anggota yang saling mendukung dan memiliki visi perjuangan yang sama. Ia juga menegaskan bahwa pekerja sektor kelistrikan harus memiliki kemampuan teknis dan keahlian yang dibuktikan melalui sertifikasi kompetensi sesuai standar kerja profesional.

“Ke depan, pekerja harus semakin siap menghadapi tantangan industri. Kompetensi dan sertifikasi menjadi hal penting agar pekerja memiliki daya saing dan perlindungan profesi,” jelasnya.

Kegiatan pengukuhan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan, semangat perjuangan, dan optimisme untuk membawa organisasi pekerja menjadi lebih maju serta mampu memperjuangkan kepentingan anggota secara berkelanjutan.

Usai kegiatan, Ketua DPD FSP LEM KSPSI Riau, Yosrizal, kembali menegaskan bahwa seluruh rangkaian acara pelantikan dan pengukuhan pengurus PUK FSP LEM SPSI SIMPATI berjalan lancar dan sukses sesuai harapan bersama.

“Alhamdulillah kegiatan berjalan baik, penuh semangat kebersamaan dan sesuai dengan harapan kita bersama demi kemajuan organisasi pekerja ke depan,” pungkasnya.