Noprianti Harumkan Kuansing, Raih Juara Harapan II MTQ Korpri Nasional 2026
Noprianti, Guru MTsN 1 Kuantan Singingi, berhasil meraih Juara Harapan II Tilawah Dewasa Putri pada MTQ VII Korpri Nasional 2026 di Makassar dan mengharumkan nama Kuansing di tingkat nasional.
MAKASSAR, JAGOK.CO — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putri terbaik Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau, di panggung keagamaan tingkat nasional. Noprianti, S.Pd.I, Guru MTsN 1 Kuantan Singingi, berhasil meraih Juara Harapan II Cabang Tilawah Al-Qur’an Dewasa Putri pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VII Korpri Tingkat Nasional Tahun 2026 yang berlangsung di Makassar, Sulawesi Selatan.
Capaian tersebut menjadi kabar menggembirakan sekaligus kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi. Di tengah persaingan yang mempertemukan peserta-peserta terbaik dari berbagai daerah di Indonesia, Noprianti mampu menunjukkan kualitas dan kemampuan terbaiknya melalui lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibawakannya.
Keberhasilan meraih Juara Harapan II Tilawah Dewasa Putri MTQ Korpri Nasional 2026 bukan sekadar pencapaian personal bagi Noprianti. Prestasi itu juga menjadi representasi dari potensi sumber daya manusia Kuansing, khususnya dalam bidang seni baca Al-Qur’an, yang terus tumbuh dan berkembang melalui proses pembinaan dan perjuangan panjang.
Dengan penampilan yang membawa nama Kabupaten Kuantan Singingi di tingkat nasional, Noprianti berhasil membuktikan bahwa qari dan qariah asal daerah tidak hanya mampu tampil di tingkat lokal maupun regional, tetapi juga memiliki kapasitas untuk bersaing di panggung nasional.
Prestasi tersebut sekaligus mempertegas bahwa pembinaan generasi Qur’ani di Kabupaten Kuantan Singingi memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan. Dari daerah yang dikenal dengan kekayaan tradisi dan budaya Melayu itu, lahir talenta-talenta yang mampu membawa nama daerah hingga ke panggung nasional.
Apresiasi pun datang dari Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi. Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Kuantan Singingi, H. Muklisin, menyampaikan ucapan selamat dan tahniah atas keberhasilan Noprianti yang telah mengharumkan nama daerah melalui ajang MTQ VII Korpri Tingkat Nasional Tahun 2026 di Makassar.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, saya mengucapkan selamat dan tahniah kepada Ibu Noprianti, S.Pd.I atas prestasi yang diraih sebagai Juara Harapan II Tilawah Dewasa Putri pada MTQ Korpri Tingkat Nasional di Makassar,” ujar H. Muklisin.
Menurut H. Muklisin, pencapaian tersebut merupakan sebuah prestasi yang patut diapresiasi karena tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Noprianti secara pribadi dan keluarganya, tetapi juga membawa nama Kabupaten Kuantan Singingi semakin dikenal di tingkat nasional.
“Prestasi ini tentu sangat membanggakan dan menjadi bukti bahwa putra-putri Kuansing mampu bersaing di tingkat nasional. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus berprestasi dan menginspirasi lahirnya qari dan qariah terbaik Kuansing di masa yang akan datang,” katanya.
Bagi Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, keberhasilan Noprianti juga memiliki makna yang lebih luas. Prestasi di bidang Tilawah Al-Qur’an tidak semata-mata berbicara tentang kemampuan teknis melantunkan ayat suci dengan baik dan benar, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun karakter generasi yang dekat dengan nilai-nilai Al-Qur’an.
Karena itu, H. Muklisin berharap capaian Noprianti dapat menjadi energi positif bagi penguatan pembinaan generasi Qur’ani di Kabupaten Kuantan Singingi. Menurutnya, kemampuan membaca dan melantunkan Al-Qur’an perlu terus dikembangkan melalui pembinaan yang terarah, konsisten, dan berkelanjutan.
Pembinaan tersebut dinilai penting agar keberhasilan yang diraih seorang qari atau qariah tidak berhenti sebagai prestasi individual, tetapi dapat menjadi inspirasi dan pintu pembuka bagi lahirnya generasi baru yang memiliki kemampuan lebih baik serta siap membawa nama Kuansing dalam berbagai kompetisi Al-Qur’an di masa mendatang.
Semangat yang sama disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi, H. Suhelmon, MA., C.QEM, yang turut menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan Noprianti mengharumkan nama Kabupaten Kuantan Singingi dalam kompetisi MTQ Korpri tingkat nasional.
“Selamat dan tahniah kepada Noprianti, S.Pd.I atas prestasi nasional yang telah diraih. Ini merupakan kebanggaan bagi keluarga besar Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi,” ungkap H. Suhelmon.
Ia menilai prestasi tersebut patut dijadikan momentum untuk semakin memperkuat semangat pembinaan dan pengembangan potensi generasi muda Kuansing dalam bidang Al-Qur’an. Sebab, prestasi nasional yang lahir dari daerah pada hakikatnya bukan hanya tentang siapa yang mendapatkan penghargaan, tetapi juga tentang bagaimana sebuah keberhasilan mampu memberikan inspirasi bagi generasi berikutnya.
H. Suhelmon berharap capaian Noprianti tidak berhenti sebagai sebuah penghargaan yang tercatat dalam perjalanan prestasinya. Lebih dari itu, keberhasilan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi sekaligus estafet bagi generasi muda Kuansing agar terus belajar, berlatih, mencintai Al-Qur’an, dan berani tampil dalam berbagai kompetisi di tingkat yang lebih tinggi.
“Tingkatkan dan tularkan prestasi ini kepada generasi-generasi Kuansing selanjutnya. Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi bagi anak-anak kita untuk terus belajar, berlatih dan mencintai Al-Qur’an,” tegasnya.
Keberhasilan Noprianti di MTQ VII Korpri Nasional 2026 di Makassar pada akhirnya menjadi bagian penting dalam perjalanan pembinaan Tilawah Al-Qur’an di Kabupaten Kuantan Singingi. Prestasi tersebut menunjukkan bahwa proses pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan memiliki peluang besar untuk melahirkan qari dan qariah yang mampu tampil percaya diri di panggung nasional.
Di balik sebuah penghargaan, terdapat proses panjang yang tidak selalu terlihat di atas panggung. Ada ketekunan dalam belajar, latihan yang berulang, disiplin menjaga kualitas bacaan, serta keberanian untuk tampil di hadapan peserta dan dewan hakim dari berbagai daerah. Semua proses tersebut menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari sebuah prestasi.
Noprianti kini menjadi salah satu nama yang ikut mencatatkan Kabupaten Kuantan Singingi dalam peta prestasi Tilawah Al-Qur’an tingkat nasional. Capaian Juara Harapan II Tilawah Dewasa Putri MTQ Korpri Nasional 2026 menjadi bukti bahwa talenta dari daerah memiliki ruang untuk bersinar ketika mendapatkan kesempatan, pembinaan, dukungan, dan kepercayaan.
Lebih jauh, prestasi tersebut diharapkan mampu menumbuhkan optimisme bahwa dari Kuansing akan lahir semakin banyak qari dan qariah yang mampu mengukir prestasi, bukan hanya dalam kompetisi tingkat kabupaten dan provinsi, tetapi juga pada berbagai ajang nasional bahkan internasional.
Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi bersama jajaran Kementerian Agama juga diharapkan terus memperkuat ekosistem pembinaan Al-Qur’an, mulai dari pembibitan talenta sejak usia dini, peningkatan kualitas pembina dan pelatih, hingga pemberian ruang yang lebih luas bagi qari dan qariah untuk mengembangkan kemampuan mereka.
Sebab, ketika prestasi Tilawah Al-Qur’an dipandang bukan sekadar kompetisi, melainkan bagian dari investasi moral dan pembentukan karakter generasi, maka setiap keberhasilan seorang qari atau qariah akan memiliki makna yang jauh lebih besar bagi daerah.
Capaian Noprianti menjadi salah satu contoh bahwa kerja keras, ketekunan, dan kecintaan terhadap Al-Qur’an dapat membawa nama daerah menembus batas wilayah. Dari Kuantan Singingi menuju Makassar, lantunan ayat suci Al-Qur’an menjadi medium yang mempertemukan kemampuan, perjuangan, dan kebanggaan daerah dalam satu panggung nasional.
Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi berharap prestasi tersebut dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk semakin mencintai Al-Qur’an, meningkatkan kemampuan membaca dan melantunkannya dengan baik, serta terus menghadirkan prestasi pada berbagai ajang keagamaan di masa mendatang.
Pada akhirnya, Juara Harapan II yang diraih Noprianti bukanlah sekadar sebuah posisi dalam daftar pemenang. Ia adalah jejak kecil yang memiliki makna besar: bahwa dari sebuah daerah di Riau, suara Al-Qur’an mampu menggema di panggung nasional, membawa nama Kuansing, mengangkat kebanggaan masyarakat, sekaligus menyemai harapan akan lahirnya generasi Qur’ani yang lebih kuat pada masa depan.


Aswirmanto 





















