Bupati Kampar Pimpin Sinkronisasi Renja OPD 2026

Bupati Kampar Ahmad Yuzar pimpin rapat sinkronisasi Renja OPD 2026, pastikan selaras dengan RKPD dan prioritas pembangunan daerah.

Bupati Kampar Pimpin Sinkronisasi Renja OPD 2026
Bupati Kampar Pimpin Rapat Lanjutan Sinkronisasi Renja OPD 2026, Fokus pada Prioritas Pembangunan Daerah

JAGOK.CO - BANGKINANG KOTA – Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T memimpin langsung Rapat Lanjutan Sinkronisasi Rencana Kerja (Renja) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan prioritas pembangunan daerah Tahun Anggaran 2026. Rapat strategis ini berlangsung di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati Kampar, Kamis (8/8/2025).

Rapat lanjutan ini merupakan kelanjutan dari pembahasan sebelumnya dan menjadi bagian dari tahapan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026. Dokumen RKPD nantinya akan menjadi dasar penyusunan Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kabupaten Kampar.

Turut hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Hambali, SE., MBA., MH., para Kepala OPD, serta jajaran Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kampar.

Arah Kebijakan Pembangunan Harus Selaras

Dalam arahannya, Bupati Ahmad Yuzar menegaskan bahwa seluruh Renja OPD wajib diselaraskan dengan visi pembangunan daerah dan prioritas yang telah ditetapkan. Hal ini bertujuan memastikan target pembangunan tercapai secara terukur, efektif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Rencana Kerja OPD harus selaras dengan visi pembangunan Kabupaten Kampar serta memperhatikan aspirasi masyarakat yang sudah dihimpun melalui Musrenbang. Jangan sampai ada program berjalan sendiri tanpa keterkaitan dengan tujuan pembangunan daerah,” tegas Bupati.

Responsif terhadap Tantangan dan Sektor Prioritas

Bupati juga meminta seluruh OPD untuk adaptif dan responsif terhadap dinamika pembangunan di masa depan. Ia menekankan pentingnya penguatan di sektor-sektor strategis seperti:

  • Peningkatan infrastruktur wilayah

  • Peningkatan mutu pendidikan dan layanan kesehatan

  • Penguatan ketahanan pangan daerah

  • Pengembangan daya saing UMKM

  • Peningkatan iklim investasi daerah

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar program yang direncanakan tidak hanya berhenti di dokumen perencanaan, tetapi benar-benar terealisasi dan memberi dampak positif bagi kesejahteraan warga Kampar.

Perencanaan 2026 Harus Komprehensif

Melalui rapat lanjutan ini, Pemerintah Kabupaten Kampar berharap seluruh OPD dapat menyusun perencanaan 2026 secara komprehensif, tepat sasaran, dan berbasis kebutuhan riil masyarakat. Dengan begitu, pembangunan daerah dapat berjalan berkesinambungan, inklusif, dan berdampak luas.