Sekda Siak Lepas 61 Jemaah Haji PGRI ke Mekah via Batam 2026

Sekda Siak Mahadar melepas 61 jemaah calon haji PGRI Kabupaten Siak menuju Mekah melalui Embarkasi Batam pada 4 Mei 2026, dengan pesan menjaga kesehatan, kekompakan, dan meraih haji mabrur.

Sekda Siak Lepas 61 Jemaah Haji PGRI ke Mekah via Batam 2026
Sekda Siak Mahadar Lepas 61 Jemaah Calon Haji PGRI, Diharapkan Raih Haji Mabrur dan Jaga Kekompakan di Tanah Suci

SIAK SRI INDRAPURA – JAGOK.CO – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Siak, Mahadar, secara resmi melepas sebanyak 61 Jemaah Calon Haji (JCH) yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Siak. Prosesi pelepasan yang berlangsung khidmat tersebut digelar di Balairung Datuk Empat Suku, Komplek Rumah Rakyat, Selasa (14/4/2026), sekaligus menjadi momentum spiritual dan kebersamaan bagi seluruh peserta yang akan menunaikan ibadah haji tahun ini.

Sebanyak 61 JCH PGRI yang dilepas terdiri dari 31 jemaah perempuan dan 30 jemaah laki-laki. Mereka dijadwalkan berangkat menuju Tanah Suci Mekah melalui Embarkasi Batam pada 4 Mei 2026. Keberangkatan ini menjadi bagian dari rangkaian penyelenggaraan ibadah haji yang telah dipersiapkan secara matang, baik dari segi administrasi, kesehatan, maupun pembinaan manasik.

Dalam sambutannya, Sekda Mahadar menyampaikan ucapan selamat sekaligus rasa syukur atas kesempatan yang diperoleh para jemaah. Ia menegaskan bahwa ibadah haji merupakan panggilan suci yang tidak semua umat Islam berkesempatan untuk menunaikannya.

“Kesempatan menunaikan rukun Islam kelima ini adalah kehormatan sekaligus amanah besar. Oleh karena itu, manfaatkanlah momentum ini dengan sebaik-baiknya, dengan niat yang tulus dan hati yang bersih,” ujar Mahadar.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh JCH untuk menjadikan momen pelepasan yang bertepatan dengan suasana halal bihalal sebagai sarana mempererat silaturahmi dan saling memaafkan. Hal ini dinilai penting sebagai bekal spiritual sebelum menjalankan ibadah di Tanah Suci.

“Dalam momentum halal bihalal ini, marilah kita saling memaafkan, membersihkan hati, serta memperkuat ukhuwah di antara kita. Dengan hati yang ikhlas, insyaAllah ibadah yang dijalankan akan lebih khusyuk dan penuh makna,” tambahnya.

Mahadar juga berharap seluruh jemaah dapat menjalankan rangkaian ibadah haji dengan lancar, diberikan kesehatan, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur. Ia menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik dan mental selama berada di Tanah Suci.

Selain itu, sebagai Ketua PGRI Kabupaten Siak, Mahadar turut memberikan pesan khusus kepada para jemaah agar senantiasa menjaga kekompakan, saling membantu, serta mematuhi arahan petugas haji.

“Kami berharap bapak dan ibu dapat menjaga kesehatan, mengikuti setiap aturan dan bimbingan petugas, serta saling tolong-menolong antar sesama jemaah. Kekompakan adalah kunci agar seluruh rangkaian ibadah dapat dijalani dengan baik,” pesannya.

Ia juga menitipkan harapan agar para jemaah tidak melupakan keluarga besar PGRI Kabupaten Siak dalam doa-doa mereka di Tanah Suci, khususnya bagi rekan-rekan guru yang belum mendapatkan kesempatan berhaji.

“Mohon doakan keluarga besar PGRI Siak, terutama saudara-saudara kita yang masih menunggu panggilan Allah untuk menunaikan ibadah haji,” ucapnya penuh harap.

Sementara itu, Ketua Kloter BTH 12 Embarkasi Batam, Ahmad Hilal, yang mewakili JCH PGRI Kabupaten Siak, menyampaikan rasa terima kasih serta memohon doa restu dari seluruh pihak agar para jemaah diberikan kekuatan dan kelancaran selama menjalankan ibadah.

“Kami mohon doa agar diberikan kesehatan, ketabahan, kesabaran, serta dijauhkan dari amarah dan hal-hal yang dapat merusak pahala. Semoga kami dapat menjalankan ibadah dengan sempurna dan kembali sebagai haji yang mabrur,” ungkapnya.

Ia juga memastikan bahwa para jemaah akan turut mendoakan keluarga besar PGRI Kabupaten Siak, dengan harapan seluruh guru di daerah tersebut kelak memperoleh kesempatan yang sama untuk menunaikan ibadah haji.

“InsyaAllah kami akan mendoakan bapak dan ibu semua. Semoga seluruh guru di Kabupaten Siak suatu saat dapat menatap Ka’bah dan beribadah di Masjidil Haram,” tuturnya.

Sebagai bentuk perhatian dan dukungan moral, usai prosesi pelepasan, Sekda Siak turut menyerahkan cinderamata kepada para JCH. Penyerahan tersebut menjadi simbol kepedulian pemerintah daerah bersama keluarga besar PGRI terhadap para jemaah yang akan menunaikan ibadah ke Tanah Suci.

Pelepasan JCH PGRI Kabupaten Siak ini tidak hanya menjadi seremoni formal, tetapi juga sarat nilai spiritual, kebersamaan, dan harapan besar agar seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah haji dengan sempurna serta kembali ke tanah air dengan membawa keberkahan bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat.

Sumber: (Aya/MC Siak)