KSPSI Riau Perkuat Struktur dan Strategi Advokasi Pekerja di Pekanbaru Pasca Idul Fitri 2026

DPD KSPSI Riau menggelar rapat koordinasi dan konsultasi organisasi pasca Lebaran 1447 H di Pekanbaru. Fokus pada penguatan struktur, strategi program kerja 2026, serta komitmen advokasi dan kesejahteraan pekerja.

KSPSI Riau Perkuat Struktur dan Strategi Advokasi Pekerja di Pekanbaru Pasca Idul Fitri 2026
KSPSI Riau Gelar Rapat Koordinasi Pasca Idul Fitri 1447 H, Perkuat Struktur Organisasi dan Advokasi Pekerja di Pekanbaru

PEKANBARU – JAGOK.CO – Pasca perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah yang bertepatan dengan tahun 2026 Masehi, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Provinsi Riau menggelar rapat koordinasi dan konsultasi organisasi bersama para Ketua DPD Serikat Pekerja Anggota (SPA) dan Federasi Serikat Pekerja (FSP) se-Provinsi Riau. Kegiatan strategis ini berlangsung di Pekanbaru pada Sabtu (04/04/2026) sebagai bagian dari konsolidasi internal sekaligus penguatan arah perjuangan organisasi pekerja di daerah.

Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPD KSPSI Riau, Bung Yosrizal, ST., M.Si, yang didampingi oleh Sekretaris, Nila Oktaviani, SE., MM, serta Bendahara, H. Yuliasman, ST. Kehadiran jajaran pimpinan ini menegaskan pentingnya forum tersebut sebagai momentum memperkuat soliditas organisasi pasca momentum Lebaran.

Pertemuan ini turut dihadiri oleh para pimpinan SPA/FSP yang tergabung dalam KSPSI Riau, di antaranya Ketua DPD FSP LEM SPSI Riau beserta Wakil Ketua Bidang Organisasi H. Yuliasman, ST, kemudian Ketua DPD FSP TI SPSI Riau Dedik Boxer bersama Wakil Sekretaris Bung Rendy. Dari FSP KEM SPSI Riau, hadir Ketua Nila Oktaviani, SE., MM bersama dua orang Wakil Ketua. Sementara itu, FSP PP diwakili oleh Wakil Ketua Bidang Organisasi karena Ketua sedang berada di luar kota. Hal serupa juga terjadi pada FSPBU yang diwakili Wakil Ketua, serta DPD FSP PAREKRAF dan FARKES yang belum dapat hadir karena masih berada di luar daerah.

Dalam forum tersebut, pembahasan difokuskan pada penataan dan penguatan struktur organisasi DPD KSPSI Riau, khususnya terkait penambahan komposisi kepengurusan berdasarkan usulan dari Ketua-Ketua SPA. Selain itu, dilakukan pula evaluasi terhadap pengurus yang dinilai tidak lagi mendapatkan mandat atau rekomendasi dari SPA masing-masing, sebagai bagian dari upaya penyegaran organisasi agar lebih adaptif, responsif, dan profesional dalam menjalankan fungsi perjuangan pekerja.

Tidak hanya itu, rapat juga menjadi ruang strategis dalam menyusun langkah-langkah taktis dan strategis organisasi ke depan. Berbagai gagasan dan masukan dari peserta dirumuskan sebagai fondasi awal dalam penyusunan program kerja KSPSI Riau yang akan dimatangkan secara komprehensif pada Rapat Kerja Daerah (Rakerda) tahun 2026 mendatang.

Dalam arahannya, Ketua DPD KSPSI Riau, Bung Yosrizal, ST., M.Si, menegaskan bahwa seluruh SPA dan FSP harus memainkan peran aktif dalam mendorong kemajuan organisasi sekaligus meningkatkan kesejahteraan anggota. Ia menekankan pentingnya sinergi dan solidaritas antar serikat pekerja sebagai kekuatan utama dalam menghadapi berbagai tantangan hubungan industrial yang semakin kompleks.

“SPA dan FSP harus saling membantu dan memperkuat satu sama lain. Dengan kebersamaan, kita akan memiliki kekuatan yang lebih besar dalam memperjuangkan hak dan kesejahteraan pekerja,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bung Yosrizal juga menginstruksikan kepada seluruh Ketua SPA agar senantiasa aktif menjalin komunikasi dan silaturahmi antar organisasi. Ia menilai bahwa kepekaan terhadap persoalan yang dihadapi anggota di lapangan menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan dan eksistensi organisasi.

“Kita tidak boleh diam melihat fenomena yang terjadi. Setiap persoalan pekerja harus direspons dengan cepat, tepat, dan terukur. Mari kita rapatkan barisan, tunjukkan loyalitas, dedikasi, serta komitmen dalam memperjuangkan kepentingan pekerja,” ujarnya dengan penuh penegasan.

DPD KSPSI Provinsi Riau, lanjutnya, berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan dan advokasi maksimal terhadap berbagai persoalan pekerja di wilayah Riau. Mulai dari perselisihan hubungan industrial, perlindungan hak normatif, hingga peningkatan kualitas kesejahteraan pekerja akan menjadi prioritas utama organisasi.

Dengan kompleksitas dinamika dunia kerja saat ini, keberadaan KSPSI diharapkan tidak hanya menjadi simbol organisasi, tetapi benar-benar hadir sebagai solusi nyata bagi pekerja. DPD KSPSI Riau menegaskan bahwa manfaat organisasi harus dirasakan secara langsung oleh SPA maupun para pekerja, khususnya dalam menghadapi tantangan industrialisasi yang terus berkembang.

Melalui rapat koordinasi ini, KSPSI Riau menunjukkan komitmennya untuk terus berbenah, memperkuat struktur, serta memperluas peran dalam memperjuangkan hak-hak pekerja. Soliditas, sinergi, dan aksi nyata menjadi kunci utama dalam mewujudkan organisasi yang kuat, berintegritas, dan berpihak pada kesejahteraan buruh di Provinsi Riau.