Perlindungan BPJS untuk Atlet Pacu Jalur Kuansing di Gelanggang Narosa
Pemkab Kuansing pastikan seluruh atlet Pacu Jalur di Gelanggang Narosa Teluk Kuantan terdaftar BPJS Ketenagakerjaan demi keselamatan dan kesejahteraan.
JAGOK.CO - TELUK KUANTAN - Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga keselamatan dan kesejahteraan para atlet pacu jalur (anak pacu) yang menjadi ikon olahraga sekaligus kebanggaan budaya masyarakat Riau. Tahun ini, Pemkab Kuansing memastikan seluruh peserta Pacu Jalur Tradisional di Gelanggang Narosa Teluk Kuantan akan mendapatkan perlindungan penuh melalui program BPJS Ketenagakerjaan.
Langkah strategis ini disepakati dalam pertemuan resmi yang digelar pada Kamis (24/7/2025) di Ruang Multimedia Kantor Bupati Kuansing. Hadir mewakili Bupati Kuansing, Dr. H. Suhardiman Amby, MM, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Ir. H. Samsir Alam, MM. Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Inhu–Kuansing, yang secara langsung memaparkan skema perlindungan bagi seluruh anak pacu yang berlaga.
Menurut BPJS Ketenagakerjaan, perlindungan asuransi ini berlaku tidak hanya selama pelaksanaan Pacu Jalur di Gelanggang Narosa, tetapi juga hingga satu bulan setelah event selesai. Skema ini mencakup perlindungan terhadap risiko kecelakaan kerja dan santunan apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di arena pacu jalur.
Staf Ahli Bupati, Ir. H. Samsir Alam, memberikan apresiasi tinggi atas langkah kolaboratif ini. Ia menegaskan bahwa inisiatif ini adalah bentuk nyata perhatian pemerintah daerah terhadap atlet pacu yang selama ini menjadi bagian tak terpisahkan dari warisan budaya Kuansing.
“Kami sangat menyambut baik program ini, apalagi tidak membebani APBD karena seluruh pembiayaan difasilitasi oleh pihak sponsor. Ini bukti bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan sektor swasta dapat berjalan efektif, sekaligus menjaga keberlangsungan tradisi Pacu Jalur dengan memberikan perlindungan bagi para pelakunya,” ujar Samsir Alam.
Pertemuan ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja, Kepala Badan Kesbangpol, Kepala Dinas Pariwisata, para camat se-Kabupaten Kuansing, serta sejumlah tokoh masyarakat dan undangan lainnya.
Dengan adanya perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi seluruh atlet pacu jalur, Kuansing kembali menorehkan langkah maju dalam mengintegrasikan budaya daerah dengan aspek perlindungan sosial secara konkret. Langkah ini sejalan dengan visi menjadikan Pacu Jalur Tradisional Kuansing sebagai event budaya berkelas nasional bahkan internasional, yang tidak hanya mengedepankan kemeriahan lomba, tetapi juga memperhatikan keselamatan para atlet sebagai garda terdepan pelestari tradisi.
Pacu Jalur sendiri merupakan tradisi lomba dayung perahu panjang yang telah diwariskan turun-temurun di Kuantan Singingi, Riau. Event ini rutin menarik perhatian ribuan penonton dari berbagai daerah, bahkan wisatawan mancanegara, yang datang untuk menyaksikan ketangkasan para anak pacu dalam mengarungi Sungai Kuantan dengan penuh semangat dan sportivitas.
























