DPRD Kuansing: Keamanan Jadi Kunci Sukses MTQ Riau dan Pacu Jalur 2026

Ketua DPRD Kuansing H. Juprizal menegaskan keamanan dan situasi kondusif menjadi kunci sukses MTQ ke-44 Riau dan Pacu Jalur 2026.

DPRD Kuansing: Keamanan Jadi Kunci Sukses MTQ Riau dan Pacu Jalur 2026
MTQ Riau dan Pacu Jalur 2026 di Kuansing, DPRD Dorong Keamanan dan Ekonomi UMKM

TELUKKUANTAN, Jagok.co – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), H. Juprizal, menegaskan keamanan dan situasi yang kondusif menjadi kunci utama keberhasilan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-44 Tingkat Provinsi Riau dan Festival Pacu Jalur Rayon II Tahun 2026.

Hal tersebut disampaikan Juprizal usai menghadiri Apel Gelar Pasukan Pengamanan yang digelar di Lapangan Mapolres Kuansing, Kamis (25/6/2026).

Menurutnya, keberhasilan dua agenda besar yang berlangsung secara bersamaan tersebut tidak hanya diukur dari kemeriahan acara, tetapi juga dari kemampuan daerah dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada para tamu serta masyarakat yang hadir.

"Kami memberikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran TNI, Polri, serta seluruh unsur pemerintah daerah yang telah menunjukkan kesiapan penuh sejak jauh hari. MTQ Provinsi Riau dan Pacu Jalur merupakan marwah sekaligus kebanggaan masyarakat Kuansing. Karena itu, menjaga keamanan selama pelaksanaan kegiatan menjadi prioritas utama," ujar Juprizal.

Juprizal menilai kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Kuantan Singingi sebagai tuan rumah merupakan sebuah kehormatan sekaligus tantangan bagi daerah. Terlebih, pelaksanaan kegiatan tersebut akan melibatkan mobilisasi masyarakat dan tamu dari berbagai daerah di Provinsi Riau.

Ia optimistis sinergi dan koordinasi yang solid antarinstansi mampu mengantisipasi sekaligus meminimalisasi berbagai potensi gangguan keamanan selama rangkaian kegiatan berlangsung.

Apel gelar pasukan tersebut dipimpin langsung Kapolres Kuansing, AKBP Hidayat Perdana, dan diikuti ratusan personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta sejumlah instansi terkait lainnya.

Selain menjadi ajang syiar Islam dan pelestarian budaya daerah, Juprizal juga menilai penyelenggaraan MTQ dan Festival Pacu Jalur merupakan momentum strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Kehadiran ribuan peserta, official, dan wisatawan domestik di Teluk Kuantan diyakini dapat memberikan dampak positif terhadap sektor ekonomi lokal, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

"Keamanan yang terjamin akan menciptakan rasa nyaman bagi para pengunjung. Jika masyarakat dan tamu merasa aman, maka sektor UMKM, perhotelan, transportasi, hingga kuliner akan bergerak lebih maksimal," tambahnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat Kuansing untuk berperan aktif menjadi tuan rumah yang ramah, tertib, dan mendukung suksesnya dua agenda besar tersebut.

"Keramahan masyarakat Kuansing akan menjadi kesan yang dibawa pulang oleh para tamu. Mari kita tunjukkan bahwa Kuansing tidak hanya siap dari sisi infrastruktur dan pengamanan, tetapi juga siap menyambut saudara-saudara kita dari seluruh kabupaten dan kota di Riau dengan tangan terbuka," tutup Juprizal.

Apel kesiapan pengamanan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kuansing, Zulkarnain, yang mewakili Pemerintah Kabupaten Kuansing, Kepala Kejaksaan Negeri Kuansing M. Harun Sunadi, jajaran Kodim, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pejabat terkait lainnya.