Peningkatan Keamanan Siber Pemerintah Kota Dumai melalui Coaching Clinic Batch 2

Pemerintah Kota Dumai tingkatkan kemampuan aparatur dalam pengelolaan keamanan siber dan sandi melalui Sosialisasi dan Coaching Clinic Batch 2. Program ini dorong pelayanan publik lebih aman dan terpercaya.

Peningkatan Keamanan Siber Pemerintah Kota Dumai melalui Coaching Clinic Batch 2
Sekretaris Diskominfotiksan Kota Dumai, Ali Ibnu Amar, bersama staf mengikuti Sosialisasi dan Coaching Clinic Batch 2 Layanan Keamanan Siber dan Sandi secara hybrid di Ruang Rapat Diskominfotiksan, Senin (11/08/2025).

JAGOK.CO – Pemerintah Daerah Kota Dumai melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfotiksan) aktif meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam bidang keamanan siber dan sandi. Hal ini dibuktikan dengan partisipasi penuh pada Sosialisasi Program Kerja dan Coaching Clinic Batch 2 Layanan Keamanan Siber dan Sandi Pemerintah Daerah yang digelar secara hybrid di Ruang Rapat Diskominfotiksan pada Senin, 11 Agustus 2025.

Kegiatan sosialisasi dan pelatihan ini secara khusus dirancang untuk meningkatkan kesadaran sekaligus keterampilan Aparatur Pemerintah Daerah (APD) Kota Dumai dalam mengelola keamanan siber dan sandi. Keamanan siber yang semakin krusial di era digital ini menjadi fondasi penting dalam menjalankan tata kelola pemerintahan yang transparan, efektif, dan aman dari ancaman siber.

Acara yang diikuti secara langsung oleh Sekretaris Diskominfotiksan, Ali Ibnu Amar, S.IP, beserta seluruh staf bidang Statistik dan Persandian, juga melibatkan partisipasi daring melalui platform Zoom Meeting. Melalui metode hybrid ini, seluruh peserta diharapkan dapat menerima transfer pengetahuan dan pengembangan keterampilan teknis yang memadai guna menangani berbagai isu terkait keamanan data dan perlindungan sandi pemerintah daerah.

Dalam sesi rapat virtual tersebut, ditegaskan bahwa keamanan siber dan pengelolaan sandi bukan sekadar aspek teknis, melainkan juga bagian krusial dari tata kelola pemerintahan yang harus menjadi perhatian utama seluruh aparatur. Peningkatan kompetensi dan kesadaran di bidang ini menjadi syarat mutlak untuk mengantisipasi risiko serangan siber yang dapat mengganggu proses pelayanan publik dan integritas data pemerintahan.

Dengan terlaksananya program kerja dan coaching clinic batch 2 ini, Pemerintah Kota Dumai optimis dapat memperkuat kapasitas aparaturnya dalam pengelolaan keamanan siber dan sandi secara signifikan. Hal ini sekaligus diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap kualitas layanan publik, menjamin keamanan informasi, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.

Peningkatan kapasitas di bidang keamanan siber juga selaras dengan strategi nasional dalam memperkuat infrastruktur digital pemerintahan, mendukung transformasi digital, dan mewujudkan Smart City di Kota Dumai. Upaya ini menjadi langkah konkret demi terciptanya ekosistem pemerintahan yang adaptif, responsif, dan berdaya saing di tengah tantangan era digital yang dinamis.