Pemko - Unri Sepakat 10 Danau Jadi Embung Wako Agung : Bisa Atasi Banjir 2 Kecamatan

Pemko - Unri Sepakat 10 Danau Jadi Embung Wako Agung : Bisa Atasi Banjir 2 Kecamatan
Pemko Pekanbaru dan Unri Sepakati Pemanfaatan 10 Danau sebagai Embung, Wali Kota Agung Optimistis Banjir Dua Kecamatan Teratasi

PEKANBARU – Upaya penanganan banjir di Kecamatan Binawidya dan Tuah Madani segera memasuki tahap konkret. Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bersama Universitas Riau (Unri) sepakat memanfaatkan danau-danau yang berada di kawasan kampus Unri sebagai embung dan kolam resapan air.

Kesepakatan tersebut tercapai dalam pertemuan antara Wali Kota Pekanbaru, H Agung Nugroho SE MM, dan Rektor Universitas Riau, Prof Dr Hj Sri Indarti SE MSi, yang berlangsung di Gedung Rektorat Unri pada Jumat (2/1/2026).

Wali Kota Agung Nugroho menyampaikan apresiasi kepada pihak Universitas Riau atas kesediaannya mendukung upaya pengendalian banjir di Kota Pekanbaru. Menurutnya, pemanfaatan danau kampus sebagai embung diyakini mampu menampung limpasan air hujan dari kawasan rawan banjir.

“Alhamdulillah dan terima kasih kepada Unri yang bersedia memanfaatkan danau di lingkungannya sebagai embung dan kolam resapan. Dengan langkah ini, kami optimistis persoalan banjir, khususnya di Kecamatan Binawidya dan Tuah Madani, dapat diatasi,” ujar Agung Nugroho, yang hadir didampingi Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar ST MArch.

Dalam pertemuan tersebut diketahui terdapat sekitar 10 danau di kawasan Universitas Riau yang akan diproyeksikan sebagai tempat penampungan air. Selain berfungsi menampung aliran air hujan, danau-danau tersebut juga diharapkan mampu menjadi area resapan dari kawasan perumahan dan wilayah yang kerap terdampak banjir.

Untuk mempercepat realisasi program tersebut, Pemko Pekanbaru dan Unri sepakat membentuk tim bersama. Tim ini nantinya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Riau serta Balai Wilayah Sungai (BWS), terutama terkait kewenangan pada sektor drainase dan infrastruktur jalan.

“Fokus awal kita adalah menyambungkan alur air dari luar kawasan hingga masuk ke danau. Selain itu, kawasan sekitar danau juga akan direvitalisasi agar menjadi lebih asri. InsyaAllah, tahun ini pembangunan sudah bisa dimulai,” jelas Agung Nugroho yang juga bergelar Datuk Bandar Setia Amanah.

Sementara itu, Rektor Universitas Riau, Prof Dr Hj Sri Indarti SE MSi, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana tersebut. Ia menegaskan bahwa Unri memiliki tanggung jawab moral untuk turut berperan dalam mengantisipasi banjir, khususnya di wilayah sekitar kampus.

“Ini merupakan bentuk sinergi yang memberikan manfaat besar, tidak hanya dari sisi lingkungan, tetapi juga edukasi dan kepentingan masyarakat, khususnya Kota Pekanbaru. Kami berharap seluruh rencana ini dapat terealisasi dengan baik,” ungkapnya.