HUT RI ke-80, Ratusan Warga Binaan Lapas Teluk Kuantan Terima Remisi
Ratusan warga binaan Lapas Teluk Kuantan mendapat remisi di HUT RI ke-80. Wabup Kuansing Muklisin harap jadi motivasi pembinaan dan kesadaran hukum.
JAGOK.CO - TELUK KUANTAN – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 pada Ahad (17/8/2025) membawa angin segar dan kebahagiaan bagi ratusan warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau.
Dalam momen penuh makna tersebut, Wakil Bupati Kuantan Singingi, H. Muklisin, hadir langsung menyerahkan Surat Keputusan (SK) Remisi Umum dan Remisi Dasawarsa kepada warga binaan. Kehadiran pemerintah daerah ini menandakan bahwa peringatan hari kemerdekaan bukan hanya milik masyarakat umum, tetapi juga bagian dari perjalanan hidup warga binaan yang tengah menjalani masa pembinaan.
“Peringatan kemerdekaan ini adalah milik kita semua, tanpa terkecuali. Saudara-saudara kita di Lapas juga berhak merayakannya. Remisi ini bukan hanya keringanan hukuman, tetapi juga motivasi agar terus berperilaku baik, taat hukum, dan mengikuti program pembinaan dengan sungguh-sungguh. Harapannya, ketika bebas nanti mereka sudah siap kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik,” ujar Muklisin penuh harap.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Teluk Kuantan, Wiwid Feryanto, memaparkan bahwa dari total 460 warga binaan, sebanyak 310 orang menerima Remisi Umum, sementara 330 orang lainnya memperoleh Remisi Dasawarsa yang memang diberikan setiap satu dekade.
Ia menegaskan, pemberian remisi bukan sekadar keringanan masa tahanan, melainkan bentuk penghargaan negara kepada warga binaan yang telah menunjukkan sikap disiplin, berkelakuan baik, dan aktif dalam program pembinaan. Dengan begitu, mereka tidak hanya sekadar menjalani hukuman, tetapi juga memperoleh kesempatan memperbaiki diri.
Momentum HUT Kemerdekaan RI ke-80 ini pun diharapkan menjadi titik balik penting. Bagi pemerintah daerah, pemberian remisi adalah wujud nyata kepedulian sosial serta dorongan moral. Sedangkan bagi warga binaan, remisi bisa menjadi pengingat bahwa masa depan masih terbuka luas, asalkan mampu berubah, memanfaatkan pembinaan dengan sebaik-baiknya, dan kembali ke masyarakat sebagai pribadi mandiri, produktif, serta bermanfaat.
Dengan suasana khidmat dan penuh harapan, peringatan HUT RI di Lapas Teluk Kuantan tahun ini bukan hanya menjadi perayaan kemerdekaan, tetapi juga simbol kemerdekaan batin bagi warga binaan untuk bangkit menata masa depan.























