HUT ke-81 RI, Pemkab Bengkalis Gelar Gerakan Pangan Murah

Pemkab Bengkalis menggelar Gerakan Pangan Murah sempena HUT ke-81 RI untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau serta menjaga stabilitas pangan dan mengendalikan inflasi daerah.

HUT ke-81 RI, Pemkab Bengkalis Gelar Gerakan Pangan Murah
Sempena HUT Ke-81 RI, Pemkab Bengkalis Gelar Gerakan Pangan Murah untuk Ringankan Beban Masyarakat

BENGKALIS, JAGOK.CO — Pemerintah Kabupaten Bengkalis terus memperkuat langkah strategis dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan sekaligus mengendalikan inflasi daerah. Upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di halaman Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bengkalis, Rabu (19/8/2026).

Kegiatan Gerakan Pangan Murah tersebut dilaksanakan sempena memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026. Momentum peringatan kemerdekaan tidak hanya menjadi ruang untuk mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Bengkalis untuk menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan pangan sehari-hari.

Pelaksanaan GPM turut dihadiri dan ditinjau langsung oleh Staf Ahli Bupati Bengkalis Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Johansyah Syafri, yang hadir mewakili Bupati Bengkalis. Kehadiran pemerintah daerah dalam kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk perhatian terhadap kondisi masyarakat di tengah dinamika harga kebutuhan pokok dan tantangan menjaga daya beli masyarakat.

Dalam peninjauan tersebut, Johansyah Syafri melihat secara langsung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah, termasuk ketersediaan sejumlah komoditas pangan yang ditawarkan kepada masyarakat. Ia juga berinteraksi dengan para pedagang serta masyarakat yang datang memanfaatkan program pangan murah tersebut.

Menurut Johan, Gerakan Pangan Murah diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI. Lebih dari itu, program tersebut harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menjadi instrumen pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan antara ketersediaan pangan, keterjangkauan harga dan kemampuan daya beli masyarakat.

“Melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah dapat terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari, sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama menjaga kestabilan harga dan mengendalikan inflasi di daerah,” harap Johan.

Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu langkah strategis Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam memastikan masyarakat memperoleh akses terhadap berbagai kebutuhan pangan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Program semacam ini menjadi penting karena stabilitas harga pangan memiliki keterkaitan langsung dengan kondisi ekonomi rumah tangga serta daya beli masyarakat.

Ketika harga sejumlah kebutuhan pokok mengalami tekanan, masyarakat berpenghasilan rendah dan kelompok rentan menjadi pihak yang paling cepat merasakan dampaknya. Karena itu, intervensi pemerintah melalui penyediaan pangan dengan harga terjangkau menjadi salah satu upaya untuk menjaga agar kebutuhan dasar masyarakat tetap dapat dipenuhi tanpa memberikan tekanan berlebihan terhadap pengeluaran rumah tangga.

Di sisi lain, Gerakan Pangan Murah juga tidak semata-mata berorientasi pada konsumen. Kegiatan tersebut dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem pangan daerah melalui keterlibatan pelaku usaha dan pemasaran berbagai komoditas hasil pertanian lokal.

Dengan demikian, manfaat GPM diharapkan dapat dirasakan dari dua sisi. Masyarakat memperoleh kesempatan mendapatkan bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau, sementara petani dan pelaku usaha pangan memperoleh ruang untuk memperluas pemasaran produk mereka.

Sejumlah kebutuhan pangan pokok tersedia dalam kegiatan tersebut. Di antaranya beras Bulog, telur, minyak goreng, sayur-mayur, serta berbagai bahan pangan lainnya yang menjadi kebutuhan masyarakat sehari-hari.

Ketersediaan komoditas tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Sejak kegiatan dibuka, warga terlihat berdatangan ke halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bengkalis untuk memanfaatkan kesempatan memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa program pangan murah masih memiliki relevansi kuat di tengah kebutuhan masyarakat terhadap bahan pokok yang berkualitas dengan harga yang dapat dijangkau. Bagi masyarakat, kehadiran GPM bukan hanya memberikan pilihan berbelanja, tetapi juga menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam membantu menjaga daya beli.

Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pun menjadi semakin bermakna ketika semangat kemerdekaan diterjemahkan ke dalam program yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat. Kemerdekaan, dalam konteks pembangunan daerah, tidak hanya dimaknai sebagai bebas dari penjajahan, tetapi juga bagaimana pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan menghadirkan kesejahteraan dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi.

Dalam konteks tersebut, pengendalian inflasi daerah dan stabilitas harga pangan menjadi bagian penting dari agenda pembangunan. Ketersediaan pangan yang cukup, harga yang terjangkau serta distribusi yang berjalan baik merupakan fondasi penting dalam menjaga ketahanan ekonomi masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Dinas Ketahanan Pangan terus mengambil bagian dalam menjaga kondisi tersebut dengan menghadirkan kegiatan yang dapat menjadi jembatan antara kebutuhan masyarakat dan ketersediaan komoditas pangan.

Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah juga memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, penyedia bahan pangan, pelaku usaha, petani dan masyarakat. Stabilitas pangan tidak dapat dibangun oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan koordinasi dan kesinambungan program agar pasokan tetap tersedia dan harga tetap terkendali.

Karena itu, keberlanjutan program pangan murah diharapkan dapat terus memberikan dampak positif bagi masyarakat Bengkalis, terutama ketika terjadi gejolak harga pada komoditas pangan tertentu. Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat menjadi penting untuk memastikan persoalan pangan tidak hanya dibicarakan dalam ruang kebijakan, tetapi juga mendapatkan solusi yang dapat dirasakan secara langsung.

Kegiatan Gerakan Pangan Murah di halaman Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bengkalis akhirnya menjadi gambaran bahwa peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dapat diisi dengan kegiatan yang memiliki dimensi sosial dan ekonomi sekaligus. Semangat kemerdekaan diterjemahkan melalui ikhtiar menjaga ketahanan pangan, memperkuat daya beli masyarakat dan membantu menciptakan stabilitas ekonomi daerah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bengkalis Susi Hartati, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bengkalis Mohammad Faisal Goustari, beserta jajaran staf DKP Kabupaten Bengkalis dan masyarakat yang hadir mengikuti pelaksanaan Gerakan Pangan Murah.

Kehadiran masyarakat yang cukup antusias menjadi penanda bahwa program yang menyentuh kebutuhan dasar memiliki arti penting dalam kehidupan sehari-hari. Pada akhirnya, keberhasilan sebuah kebijakan tidak hanya diukur dari terlaksananya sebuah kegiatan, tetapi juga dari seberapa jauh manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

Gerakan Pangan Murah di Bengkalis pun diharapkan menjadi bagian dari langkah berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam menjaga ketahanan pangan, stabilitas harga pangan, daya beli masyarakat dan pengendalian inflasi daerah, sekaligus memperkuat keberpihakan pembangunan kepada kebutuhan masyarakat.

Dengan semangat HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, upaya menghadirkan pangan yang terjangkau menjadi salah satu bentuk sederhana namun penting dalam menerjemahkan makna kemerdekaan ke dalam kehidupan masyarakat. Sebab, kemerdekaan akan semakin bermakna ketika masyarakat tidak hanya merayakannya, tetapi juga merasakan hadirnya negara dan pemerintah melalui kebijakan yang nyata, adil, dan menyentuh kebutuhan mereka.